christmas eve

25 desember 2009

malang,
hujan,
dingin,
sepi,
malam natal kali ini

sama seperti malam-malam sebelumnya,
aku disini dan dia disana
hidup dalam petakan masing-masing dengan lakonan yang berbeda
yang terkadang bersua dalam sebingkai kotak warna-warni
sekedar menanyakan sedang apakah masing-masing disana

hanya saja kali ini ada jarak yang terbentang
beribu kilometer, dari ujung barat menuju ujung timur
jauh,
tak terjangkau radar manusia
mungkin aku harus menjadi malaikat barang sebentar
untuk dapat merasakan kehadirannya
atau melihat apa yang dilakukannya pada malam-malam jauh dariku seperti ini

haha,
aku jadi tergeli sendiri
siapalah aku yang begitu pedulinya dengan ia
seakan kami adalah romeo juliet
padahal hanya sekedar kisah pangeran dan upik abu
beda kasta,
beda dunia

karenanya,
kumohon enyahlah
menyingkir saja
hati ini terlalu rapuh untuk bergantung pada seuntai asa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s