selamat malam

langit sedang berduka
tak henti ia tumpahkan berkubik air mata
sejak dini hari tadi
hingga sekarang
tak juga butiran air itu terhenti barang sekedipan mata

mungkin ia sedang terluka,
atau menahan amarah tak terperi,
entah
akhir-akhir ini ia sedang enggan berbagi kisah denganku
jadi biarkan saja ia menjura
aku tak ingin mengusiknya

nikmati saja hawa dingin yang menyelimuti raga
dingin, sejuk, damai
ditingkahi rinai hujan yang rintik-rintik terdengar dari atap dan kaca jendela
mengundang kantuk,
meninabobokan manja

patung penjaga yang terletak di sudut kanan rumah
tetap setia bersiaga
tak peduli badannya basah kuyup menahan sang hujan
amanat itu harus tetap ditegakkan

kotak-kotak sesajen yang tergeletak di lubang perutnya
sama halnya dengan sang patung penjaga, tak bernyawa pasrah
meski bunga-bunga di dalamnya melapuk tergerus air
tak tega ia tinggalkan patung penjaga itu menggigil kedinginan
jadi coba ia hangatkan dengan dekapannya

malam semakin larut,
lolongan anjing terdengar samar dari rumah sebelah
mungkin si anjing lapar, atau ingin bermain lempar bola dengan majikan
yang bagiku terdengar seperti nyanyian pengantar lelap
sebelum mimpi menjamah alam bawah sadar

jadi sempurnalah sudah,
rinai hujan, hawa dingin, dan lolongan anjing
menjadi pengiring tidurku malam ini
selamat malam
semoga esok kan ada matahari yang nyata menghangatkan
agar gigil ini terenyahkan

==========================================
jempiring, 1 februari 2010 : 10.20 wita :
sesaat sebelum mata ini terpejam

2 thoughts on “selamat malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s