tiga kali sudah aku memimpikanmu.

pertama kali mimpi itu datang,
aku terbangun dengan perasaan sedih yang amat sangat.

meski akhirnya aku berjumpa denganmu,
retas sudah cita-citaku,
tapi rasanya hampa sekali di rongga dadaku
tidak ada bocah kecil yang matanya selalu berbinar-binar melihat kepulanganku
tidak ada lelaki tampan yang selalu membunuh marah dengan sulutan rokoknya berbatang-batang
aku sepi denganmu

lalu kemudian,
mimpi yang sama datang sekonyong-konyong untuk kedua kalinya

kali ini aku merasakan kosong yang amat sangat
hingga kaki ini bergetar menahan amarah

entah kenapa, aku tiba-tiba membencimu
aku tak mau dekat-dekat denganmu
rasanya aku ingin pulang saja!

dan pagi ini, aku terbangun dengan mimpi
yang sama untuk ketiga kalinya

bukan, bukan denganmu atau tentangmu
hanya saja aku dapati namaku tercantum dalam papan pengumuman
yang artinya sebentar lagi aku dapat bercumbu denganmu

tapi sungguh, aku tidak bahagia dengan itu
aku tak lagi sungguh-sungguh menginginkan itu

berjumpa denganmu atau tidak bagiku sekarang sama saja
karena surga usai sudah kudapat bersama malaikat kecilku

amsterdam, akankah kita bertemu?

bangka, 21 februari 2014

menghitung kancing menunggu kabar datang
Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s