Info Kapal Penyeberangan Bangka – Belitung

Kemarin saya kedatangan tamu rombongan dari Semarang.
Anak kuliahan yang sedang memanfaatkan waktu liburan dengan rehat sejenak dari urusan bedah mayat atau hafalan obat.

Itinerary mereka simple :
Sehari di Bangka (Pantai Parai, Tanjung Pesona, Pasir Padi, Museum Timah) dan sisanya di Belitung biar puas bermain air

Beda dengan kakak saya, yang berbekal internet, selama liburannya di Pangkalpinang meminta untuk diantarkan ke:

Wisata Kuliner
1. Tung Tau
2. Mie Koba
3. Martabak Bangka
4. Kue Jongkong
5. Pantiyaw
6. Selada, tekwan, dan rujak soun (ini tambahan usulan dari saya)
7. Lempah Kuning
8. Kerupuk/ kemplang
9. Kue Rintak
10. Getas
11. Laksa
12. Otak-otak
13. Dodol cempedak
14. Pempek

Wisata Sejarah
1. Masjid Jamik dan Kelenteng Kungfuk
2. Wisma Menumbing (Muntok)
3. Gedung ex. Kawilasi Timah
4. Perigi Pekasem (ini nama apa sih, tidak familiar)
5. Rumah Residen
6. Museum Timah
7. Rumah Mayor (Muntok)
8. Makam Pangeran Pakoeningprang

Di luar itu, ingin juga main ke Pulau Kepayang seperti disarankan oleh rekan kerjanya. Padahal pulau itu terletak di Belitung.
Saya sarankan untuk ke Pulau Bidadari/ virgin island saja, yang hanya perlu menyeberang 15 menit dari Pantai Penyusuk yang berlokasi di Belinyu.
Sayang, ketika kami sampai disana cuaca sedang tidak bersahabat. Ombak sangat tinggi sehingga tidak ada kapal yang berani berlayar.

Saya juga coba mengajak mereka untuk menyeberang ke Pulau Ketawai, yang memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk menyeberang dari Kurau (Koba).
Lagi-lagi, cuaca juga urung untuk berdamai dengan kami, karena laut sedang surut. Dan harga sewa kapal juga cukup pricey, 800k PP yang bisa diisi 15-20 orang.
Well, back to teman saya yang dari Semarang.
Jadi, job desk saya sebagai tuan rumah adalah sebagai berikut:
1. Pesan mobil carter (tinggal bisik ke suami)
2. Pesan hotel (checked)
3. Survei harga tiket dan jadwal kapal penyeberangan Bangka – Belitung (checked)

Untuk hotel, rata-rata hotel disini pasang rate 700k, tetapi jika kita meminta harga corporate biasanya akan diturunkan harganya, bahkan ada yang turun hingga 50%.

Sebagai referensi, Hotel Puncak (terletak persis di atas supermarket Puncak, salah satu supermarket favorit penduduk lokal) memiliki rate 350k untuk harga corporate, selisih 350k dari published rate.
Begitu juga dengan Sun Hotel, hotel yang dibawahnya terdapat warung kopi Tung Tau, salah satu kedai kopi ternama disini.

Saya memilih Sun Hotel, karena dengan harga kamar Superior, masih bisa ditambah dengan extra bed 150k.
Beda dengan Puncak yang kamar Superior-nya cukup sempit sehingga harus pesan Deluxe jika ingin memakai extra bed.

Lalu untuk penyeberangan Bangka – Belitung, saya mencoba survei ke pelabuhan Pangkalbalam.
Dan ternyata tiket kapal bisa dibeli di agen tiket yang terletak di luar kawasan pelabuhan.

Saya sempatkan mengambil foto mengenai info jadwal penyeberangan, harga tiket kapal dan kontak person agen tiket.
Barangkali ada yang berminat untuk berwisata ke Bangka Belitung, semoga info ini bermanfaat.

IMG_1982

IMG_1987

IMG_1984

IMG_1986

Selamat berlibur!

Catatan : tidak direkomendasikan untuk berlibur di Bangka Belitung pada saat musim hujan, karena kemungkinan besar kapal tidak akan beroperasi.
Air pantai juga tidak kristal (bercampur dengan lumpur).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s